Tugas Manajemen Pemasaran – Strategi Pemasaran 10 produk dan jasa terkemuka di Indonesia

MAKALAH MANAJEMEN PEMASARAN

“STRATEGI PEMASARAN”

Dosen Pengampu : Ika Atsari Dewi, S.TP

OLEH :

Asnun Alfi H                                      125100318113030

Erni Susilowati                                  125100318113037

Farchan Arif                                      125100318113023

Nailah Rahmah                                125100318113013

Ridha Akbari                                     125100318113022

(KELOMPOK 6)

JURUSAN TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN

FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN

UNIVERSITAS BRAWIJAYA KAMPUS IV

KEDIRI

2013

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pemasaran merupakan salah satu dari kegiatan-kegiatan pokok yang dilakukan oleh para pengusaha dalam usahanya untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya, untuk berkembang dan untuk mendapatkan laba. Berhasil tidaknya dalam pencapaian tujuan bisnis tergantung kepada keahlian pengusaha di bidang pemasaran, produksi, keuangan maupun bidang lain. Selain itu tergantung pula pada kemampuan pengusaha untuk mengkombinasikan fungsi-fungsi tersebut agar usaha perusahaan dapat berjalan lancar.

Pada dasarnya tujuan dalam mendirikan perusahaan adalah mencari laba semaksimal mungkin. Keberhasilan suatu perusahaan dalam mencapai tujuan itu sangat dipengaruhi oleh kemampuan perusahaan dalam memasarkan produknya. Perusahaan dapat menjual produknya dengan harga yang menguntungkan pada tingkat kualitas yang diharapkan, akan mampu mengatasi tantangan dari para pesaing terutama dalam bidang pemasaran.

Oleh karena itu untuk menarik konsumen melakukan pembelian maka perusahaan harus bisa menerapkan suatu strategi pemasaran yang tepat sesuai dengan kondisi pasar yang dihadapi. Keberhasilan strategi pemasaran dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu riset dan analisa pasar, keputusan tentang produk, penetapan harga, promosi dan distribusi (marketing mix).

Memasuki perdagangan bebas AFTA (Asean Free Trade Assosiaotion) tahun 2003 yang lalu sampai sekarang, hampir semua organisasi bisnis menghadapi persaingan dan tantangan dalam suatu lingkungan yang sarat dengan perubahan. Agar berhasil dalam kondisi saat ini, diperlukan strategi pemasaran berorientasi pasar yang dapat mengantisipasi seluruh keinginan konsumen, mengatasi ancaman persaingan, dan memperkuat keunggulan bersaing.

Perubahan pola bersaing global tersebut mutlak memerlukan analisis terhadap segala kekuatan lingkungan ysng mempengaruhi perubahan secara berkesinambungan. Menurut Jauch dan Glueck (1999: 82) “perusahaan yang secara sistematis menganalisis lingkungan akan lebih efektif daripada perusahaan yang tidak melakukannya”.

Secara umum peningkatan volume penjualan yang dihasilkan oleh perusahaan dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor internal perusahaan (hal-hal yang dapat dikendalikan oleh perusahaan, misalnya mutu produk, kemasan, harga, dan lain-lain) dan faktor eksternal perusahaan (hal-hal yang berada diluar jangkauan perusahaan, misalnya globalisasi, teknologi, deregulasi, selera, situasi politik, dan lain-lain).

Inti utama dari kegiatan pemasaran yang dikenal luas adalah bauran pemasaran (marketing mix), yang mencakup 4P (Product, Price, Place, Promotion). Keempat variabel tersebut merupakan kombinasi yang mempunyai peran yang sama dan merupakan satu kesatuan guna menunjang sukses perusahaan. Karena itu product, price, place dan promotion dapat digunakan oleh perusahaan yang bersangkutan untuk menyusun strategi dasar perusahaan yang dapat menjadi acuan bagi penyusunan strategi pemasaran yang efektif. Pada pelaksanaannya alat pemasaran (marketing mix) tersebut di lakukan secara berbeda-beda dan unik, tetapi tujuan akhir dari marketing mix tersebut adalah meningkatkan penjualan dari produk yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut dan menghasilkan laba.

Walaupun laba bukan satu-satunya tujuan perusahaan didirikan, tetapi ia tidak boleh diabaikan begitu saja, sebab kelangsungan hidup perusahaan ditentukan seberapa besar sumbangan yang mampu diberikan dalam bentuk laba atas investasi-investasi yang di lakukan, pada suatu kegiatan usaha tertentu. Oleh karena itu pengelolaan yang baik terhadap semua aktivitas perusahaan terutama yang berhubungan dengan aktivitas pemasaran.

1.2 Tujuan dan Manfaat

a)      Sebagai bahan informasi dan masukan bagi perusahaan dalam mengambil keputusan mengenai strategi pemasaran yang tepat.

b)      Untuk memahami strategi pemasaran pada produk dan jasa terkemuka di Indonesia guna dapat diaplikasikan dalam bidang pemasaran.

c)      Sebagai sarana untuk memenuhi persyaratan akademik dalam menyelesaikan tugas pada jurusan Teknologi Industri Pertanian.

BAB II

HASIL DAN PEMBAHASAN

 

2.1 10 Produk dan jasa terkemuka

2.1.1 10 Produk Terkemuka di Indonesia

1)   Aqua

2)   Honda

3)   Indomie

4)   Baygon

5)   Softex

6)   Vitacimin

7)   Chiki

8)   Sanyo

9)   Hansaplas

10)Glukol

2.1.2 10 Jasa Terkemuka di Indonesia

1)   Prudential

2)   Manulife

3)   Sinar Mas

4)   Allianz

5)   AIA Financial

6)   Avrist

7)   Axa Mandiri

8)   Bumiputera

9)   Cigna

10)Jiwa Sraya

2.2 Profil Perusahaan Produk dan Jasa

            2.2.1 Profil Perusahaan Produk

1)   Aqua

PT. AQUA Golden Mississippi didirikan pada tahun 1973 oleh Bapak Tirto Utomo, sebagai produsen pelopor air minum dalam kemasan di Indonesia. Pabrik pertama didirikan di Bekasi. Setelah beroperasi selama 30 tahun, kini AQUA memiliki 14 pabrik di seluruh Indonesia. Pada tahun 1998, AQUA (yang berada di bawah naungan PT Tirta Investama) melakukan langkah strategis untuk bergabung dengan Group DANONE, yang merupakan salah satu kelompok perusahaan air minum dalam kemasan terbesar di dunia dan ahli dalam nutrisi. Langkah ini berdampak pada peningkatan kualitas produk, market share, dan penerapan teknologi pengemasan air terkini. Di bawah bendera DANONE-AQUA, kini AQUA memiliki lebih dari 1.000.000 titik distribusi yang dapat diakses oleh pelanggannya di seluruh Indonesia.

2)   Honda

PT Astra Honda Motor merupakan pelopor industri sepeda motor di Indonesia, didirikan pada 11 Juni 1971 dengan nama awal PT Federal Motor yang sahamnya secara mayoritas dimiliki oleh PT Astra International. Saat itu, PT Federal Motor hanya merakit, sedangkan komponennya diimpor dari Jepang dalam bentuk CKD (completely knock down). Tipe sepeda motor yang pertama kali diproduksi PT Federal Motor adalah tipe bisnis, S 90 Z bermesin 4 tak dengan kapasitas 90cc. Jumlah produksi pada tahun pertama hanya 1500 unit, namun melonjak menjadi sekitar 30 ribu unit pada tahun berikutnya dan terus berkembang hingga saat ini.

Kebijakan pemerintah dalam hal lokalisasi komponen otomotif mendorong PT Federal Motor memproduksi berbagai komponen sepeda motor Honda sejak tahun 2001 di dalam negeri melalui beberapa anak perusahaan, di antaranya PT Honda Federal (1974) yang memproduksi komponen-komponen dasar sepeda motor Honda seperti rangka, roda, knalpot, dan sebagainya, PT Showa Manufacturing Indonesia (1979) yang khusus memproduksi peredam kejut, PT Honda Astra Engine Manufacturing (1984) yang memproduksi mesin sepeda motor, dan PT Federal Izumi Manufacturing (1990) yang khusus memproduksi piston.

Seiring dengan perkembangan kondisi ekonomi serta tumbuhnya pasar sepeda motor, terjadi perubahan komposisi kepemilikan saham di pabrikan sepeda motor Honda ini. Pada tahun 2000, PT Federal Motor dan beberapa anak perusahaan dimerger menjadi satu dengan nama PT Astra Honda Motor yang kepemilikan sahamnya menjadi 50% milik PT Astra International Tbk dan 50% milik Honda Motor Company.

Saat ini, PT Astra Honda Motor memiliki 3 fasilitas pabrik perakitan. Pabrik pertama berlokasi di Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara yang juga berfungsi sebagai kantor pusat. Pabrik kedua berlokasi di Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara serta pabrik ketiga yang sekaligus pabrik paling mutakhir berlokasi di kawasan MM 2100 Cikarang Barat, Bekasi. Pabrik ketiga ini merupakan fasilitas pabrik perakitan terbaru yang mulai beroperasi sejak tahun 2005.

Dengan keseluruhan fasilitas ini, PT Astra Honda Motor memiliki kapasitas produksi 3 juta unit sepeda motor per tahun. Salah satu puncak prestasi yang berhasil diraih PT Astra Honda Motor adalah pencapaian produksi ke-20 juta pada tahun 2007. Prestasi ini merupakan prestasi pertama yang yang berhasil diraih oleh industri sepeda motor di Indonesia bahkan Asia Tenggara. Secara internasional, pencapaian produksi sepeda motor Honda 20 juta unit adalah yang ketiga setelah pabrik sepeda motor Honda di Cina dan India.

3)   Indomie

Indomie adalah merek produk mi instan yang sangat populer di Indonesia dan Nigeria. Di Indonesia, Indomie diproduksi oleh PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Karena sangat  terkenalnya, orang Indonesia memanggil mi instan dengan sebutan “Indomie”, kendati yang dikonsumsi tidak bermerek Indomie. Produk paling sukses dari perusahaan milik Sudono Salim ini mulai diluncurkan sejak tanggal 9 September 1970 dan diperkenalkan ke konsumen sejak tahun 1972, dahulu diproduksi oleh PT. Sanmaru Food Manufacturing Co. Ltd., dan pertama kali hadir dengan rasa Ayam dan Udang. Selain dipasarkan di Indonesia, Indomie juga dipasarkan secara cukup luas di manca negara, antara lain di Amerika Serikat, Australia, berbagai negara Asia dan Afrika serta negara-negara Eropa, dan itu menjadikan Indomie sebagai salah satu dari segelintir produk asli Indonesia yang mampu menembus pasar internasional . Di Indonesia sendiri, sebutan “Indomie” sudah umum dijadikan istilah generik yang merujuk kepada mi instan.

Harga Indomie yang ekonomis dan cita rasanya yang telah disesuaikan dengan selera Indonesia membuat produk mi instan ini sangat digemari oleh masyarakat. Bahkan, tidak jarang warga Indonesia yang melakukan perjalanan ke luar negeri membawa Indomie untuk mengatasi masalah ketersediaan makanan yang praktis dan sesuai dengan selera Indonesia. Kepraktisan dalam penyajiannya dan mudahnya pendistribusian membuat Indomie menjadi andalan warga Indonesia saat terjadi tragedi bencana alam untuk mengatasi masalah keterbatasan dan kelangkaan bahan pangan di lokasi dengan segera.

Indomie diklaim sebagai makanan yang sehat dan bergizi oleh produsennya. Produk mi instan ini disebut memiliki berbagai kandungan gizi seperti energi, protein, niasin, asam folat, mineral zat besi, natrium, dan berbagai vitamin seperti vitamin A, B1, B6, dan B12. Meskipun begitu, konsumsi Indomie yang terlalu sering tidak dianjurkan, sebab Indomie mengandung pewarna tartrazine yang tidak baik bagi kesehatan apabila dikonsumsi dalam jangka panjang.

               2.2.2 Profil Perusahaan Jasa

1)     Prudential

Didirikan pada tahun 1995, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) merupakan bagian dari Prudential plc, group jasa keuangan ritel berbasis di London, Inggris. Pada tahun 2011, unit asuransi jiwa dari Prudential dinobatkan sebagai perusahaan asuransi terbaik oleh majalah investor untuk perusahaan dengan aset diatas 10 trilyun. PRUDENTIAL selalu menyabet penghargaan sebagai perusahaan asuransi terbaik di Indonesia setiap tahun sebagai the best insurance company 2006, 2007, 2008, 2009, 2010, 2011 dan 2012. Sehingga prudential dikenal sebagai THE NUMBER ONE dalam asuransi jiwa dan asuransi kesehatan dengan produk unggulan unit link yang dinilai menguntungkan nasabah dalam pengembangan nilai tabungan dari hasil  investasi dengan kisaran keuntungan 15% setiap bulan dibagikan ke rekening setiap nasabah.  PRUDENTIAL  adalah salah satu dari 100 perusahaan terbesar dunia saat ini dan salah satu dari perusahaan asuransi terbaik dunia.

2)     Manulife

PT. Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) menawarkan produk dan jasa yang paling lengkap dalam industri jasa financial di Indonesia melalui produk asuransi jiwa dan employee benefits serta melalui layanan reksa dana dan manajemen asset dari perusahaan afiliasinya, PT Manulife Aset Manajemen Indonesia. Berkantor pusat di Jakarta, Manulife Indonesia beroperasi melalui jaringan kantor pemasaran di 24 kota yang tersebar di Indonesia, didukung oleh hampir 10000 karyawan dan agen professional dan memiliki sekitar 1,7 juta polis aktif.

3)     Sinarmas

PT Asuransi Sinar Mas didirikan pada tanggal 27 Mei 1985 dengan nama PT. Asuransi Kerugian Sinar Mas Dipta. Kemudian di tahun 1991 berubah nama menjadi PT. Asuransi Sinar Mas. PT. Asuransi Sinar Mas (ASM) merupakan salah satu perusahaan asuransi umum terbesar di Indonesia. Sepanjang perjalanannya, ASM menunjukkan pertumbuhan yang berkesinambungan. Premi bruto dan total asset Perusahaan secara konsisten meningkat dari tahun ke tahun, termasuk di tahun-tahun dimana terjadi goncangan ekonomi global.

Sebagai Perusahaan Asuransi Umum terbesar di Indonesia dari sisi Gross Premium Written, ASM telah membuktikan komitmen pelayanan kepada para nasabahnya melalui pembayaran klaim yang cepat dan tepat untuk berbagai produk yang dipasarkan nya. Selain itu Perusahaan juga memberikan kemudahan bagi para nasabah, rekanan dan partner/agen untuk mengakses segala hal yang berhubungan dengan pertanggungan asuransi melalui website, 24-hour Customer Care, Call Center, dan lain2.
Untuk melayani kebutuhan masyarakat akan asuransi, ASM mempunyai jaringan pemasaran yang luas di seluruh Indonesia. Total Kantor Cabang/Kantor Pemasaran ASM per September 2011 adalah 97 Kantor Cabang/Kantor Pemasaran terdiri dari 31 Kantor Cabang, 65 Kantor Pemasaran, dan 1 Kantor Syariah.

Dari sisi produk, ASM memiliki banyak variasi produk untuk melindungi asset/property, kesehatan dan diri nasabah baik nasabah individu maupun nasabah perusahaan. Selain produk konvensional yang telah ada seperti Asuransi Property, Marine/Pengangkutan, Rekayasa/Engineering, Bonding/Penjaminan, Kecelakaan dan Kesehatan, Kendaraan Bermotor, Tanggung Gugat/Liability dan Aneka/Miscellaneous, ASM juga memiliki produk-produk baru seperti asuransi proteksi PHK, asuransi simas ukm untuk proteksi kredit ukm, asuransi sepeda – simas sepeda, asuransi simas expatriate, asuransi simas hole in one dan simas golf insurance, serta yang terbaru adalah simas mobil bonus, produk asuransi kendaraan bermotor pertama yang memberikan no claim bonus sampai dengan 100% dari premi yang sudah dibayarkan.

Selain inovasi produk, layanan yang memuaskan dengan dukungan inovasi pada teknologi informasi, dukungan reasuransi juga merupakan faktor penting terwujudnya komitmen perusahaan dalam memberikan kepuasan kepada nasabah selama ini. Perusahaan didukung oleh Perusahaan Reasuransi ternama Internasional seperti Munich Re, Swiss Re, Hannover Re, Toa Re, dll serta Perusahaan Reasuransi Nasional yakni Tugu Re, Nasional Re, Marein dan Reindo.

Prestasi ASM sebagai salah satu perusahaan asuransi umum terbesar di Indonesia juga tidak perlu diragukan lagi. Berbagai penghargaan telah diperoleh ASM diantaranya penghargaan sebagai Asuransi terbaik untuk kategori asuransi umum tahun 2009 dari Majalah Investor, e-company award versi Majalah Warta Ekonomi tahun 2009, Service Quality Award 2010 untuk produk simas Mobil, dan Service Quality Award 2010 untuk produk simas sehat dan pada September 2010, Asuransi Sinar Mas berhasil memperoleh rating AA+ (idn) Insurer Financial Strength (IFS) dengan outlook stable dari lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings.

Di tahun 2011, ASM melalui produk simas mobil berhasil meraih penghargaan Indonesia Brand Champion Award 2011 di dua kategori yaitu The Best Customer Choice of Car Insurance dan The Most Popular Brand of Car Insurance. Pada 14 Juni 2011, ASM meraih The Best Insurance Award versi Majalah Media Asuransi dengan ekuitas di atas Rp 750 miliar. Dan pada tanggal 23 Agustus 2011 Fitch Ratings mengafirmasi posisi Asuransi Sinar Mas dengan perolehan rating yang sama di tahun 2010, rating AA+ (idn) Insurer Financial Strength (IFS) dengan outlook stable.

Pada tahun 2012, ASM kembali meraih penghargaan sebagai The Best Insurance Award dari Majalah Investor untuk kategori Asuransi Umum dengan asset di atas 3 trilyun, The Best Insurance Award dari Majalah Media Asuransi untuk kategori Ekuitas di atas 750 Milyar ke atas dan mendapat Predikat Sangat Bagus Atas Kinerja Keuangan Tahun 2011 untuk Kriteria Asuransi Umum dengan Premi Bruto diatas Rp. 200 Milyar versi Majalah Infobank. Tanggal 2 Agustus 2012 ASM juga kembali mempertahankan Rating AA+ (IDN) Insurer Financial Strength (IFS) dengan outlook stable dari lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings. Perolehan rating ini merupakan tahun ke-3 yang diterima ASM dan semakin memantapkan posisi perusahaan sebagai market leader di industri asuransi umum di Indonesia serta meningkatkan kepercayaan masyarakat dan industri terhadap Asuransi Sinar Mas.

2.3. Analisis strategi pemasaran

               2.3.1. Aqua

Analisis strategi pemasaran produk Aqua ini kamu analisis menggunakan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat).  Strategi-strategi yang dilakukan oleh PT. Aqua Golden Missisipi :

  1. PT. Aqua Golden Misissipi mendekatkan diri kepada konsumen dengan cara membangun pabrik di kaki gunung daerah yang belum terjangkau oleh  pabrik aqua sebelumnya. Hal ini dilakukan olhe PT. Aqua Golden Missisipi untuk mengurangi biaya produksi serta memperluas jaringan pemasaran. Sebagai contoh membangun pabrik di daerah Manado dan Medan yang lisesnsi nya sesuai dengan pabrik utama yaitu lisesnsi sesuai spesifikasi Aqua.
  2. PT. Aqua Golden Missisipi dikontrol oleh perusahaan induk dan hampir seluruh kegiatan dikendalikan oleh perusahaan induk, baik itu produksi maupun distribusinya. Total Quality Control diimplementasikan diseluruh organisasi, setiap unit memiliki Group Quality Control Informal untuk meningkatkan kualitas.
  3. Dengan slogan awal “bening dan bebas bakteri” dan tahun 1979, mengubah slogan menjadi “air sehat setiap saat” pada tahun 1983 dan kini aqua mempunyai slogan “kebaikan dari alam” yang diyakini dengan menggunakan slogan tersebut dapat menarik konsumen sebagai salah satu strategi marketing dalam bentuk promosi serta untuk mendongkrak penjualan.
  4. Menggunakan semua media promosi berupa iklan dan juga aktif dalam mensponsori kegiatan baik berhubungan dengan olah raga atau tidak.
  5. Untuk pengontrolan mutu produk, PT. Aqua Golden Missipi  memiliki laboratorium yang modern dan memiliki staff peneliti yang terdiri dari ahli mikrobiologi, kimia, dan fisika, sehingga mendapatkan pengakuan dari WHO dan terdaftar di US food and drug administration, environmental protection agency dan international bottled water organization serta memperoleh ISO 9002.
  6. Aqua bergabung dengan group DANONE kemudian kerja sama dengan PT. UNILEVER dan dibawah bendera DANONE-AQUA kini Aqua memiliki lebih dari 1 juta titik distribusi yang dapat diakses oleh pelanggannya diseluruh Indonesia.
  7. Dengan menggunakan analisis STP (Segmenting, Targeting and Positioning) :

- Segmentasi pasar Pt. Aqua Golden Missisipi  :

Geografis  (wilayah) : seluruh wilayah di Indonesia.

Demografis () : semua kalangan.

Psikografis (gaya hidup dan kepribadian) : mencakup semua kebutuhan di segala kalangan.

Perilaku : konsumen produk aqua cenderung memiliki loyalitas terhadap produk yang dihasilkan oleh PT. Aqua Golden Missisipi ini.

- Targeting (Target Pasar) : semua kalangan.

- Positioning  : PT. Aqua Golden Missisipi sebagai market leader karena merupakan perusahaan yang pertama kali memperkenalkan air mineral dalam kemasan.

2.3.2 Prudential

  1. Visi utama PT. Prudential Life Assurance adalah memberikan layanan serangkaian produk asuransi jiwa tradisional dan dua produk asuransi jiwa yang dikaitkan dengan investasi (unitlink).
  2. Dengan kepaduan keahlian local serta pengalaman bersifat internasional, PT. Prudential Life Assurance telah mengembangkan produk maupun perlindungan yang fleksibel sesuai dengan kebutuhan nasabah. Hal ini merupakan strategi pemasaran yang dilakukan Prudential untuk menarik konsumen dengan memberikan pilihan-pilihan produk yang  ditawarkan. Terdapat produk tradisional yang meliputi :

a)      Prulife merupakan asuransi seumur hidup dengan hak pembagian laba.

b)      PruProtection Plus, produk ini memberikan perlindungan kepada Tertanggung  dalam hal tertanggung meninggal dalam masa asuransi, maka 100% dari uang pertanggungan akan dibayarkan kepada ahli waris atau pihak lain yang ditinjau.

c)      PruSave, produk ini merupakan jenis asuransi Dwi Guna dengan hak pembagian laba serta memberikan proteksi terhadap cacat total dan tetap dan pembedahan beserta perawatan di Rumah sakit.

d)      PruCash, produk ini hampir sama dengan produk PruSave hanya bedanya produk ini memberikan manfaat tahapan jatuh tempo yakni sebesar 10% dari uang Pertanggungan untuk setiap 3 tahun, yang disesuaikan dengan masa asuransi polis.

e)      PruInvestor Plus, merupakan kombinasi antara asuransi Dwi Guna dengan hak pembagian laba (Bonus) dengan asuransi kecelakaan dan unsur investasinya.

f)       PruHospital Care, perawatan PruHospital adalah produk asuransi kesehatan yang memberikan manfaat harian.

g)      PruMajor Medis, Pru MAajor Medis dirancang untuk menutupi perlindungan 24 jamkesehatan asuransi yang komprehensif diseluruh dunia.

Produk Asuransi Jiwa (Unit Link) yang dikaitkan dengan investasi antara lain :

a)      Prulink Investor Account

b)      Prulink Assurance account

Hal tersebut menunjukkan strategi pemasaran yang dilakukan oleh PT. Prudential ialah memperbanyak cabang agar menarik konsumen dengan berbagai opsi.

  1. Motto dari PT.Prudential “always understanding and always understanding” yang memiliki makna terfokus pada kebutuhan nasabah tetap menjadi pedoman utama dalam melakukan kegiatan bisnis di Indonesia. Dengan adanya always understanding and always understanding tersebut membuat para konsumen untuk lebih terbuka dan merasa diperhatikan sehingga para nasabah menjadi nasabah tetap.
  2. Dari segi analisis STP (Segmenting, Targeting and Positioning) :

- Segmentasi pasar PT. Prudential  :

Geografis  (wilayah) : seluruh kota besar di Indonesia.

Demografis () : semua kalangan menengah ke atas yang membutuhkan keamanan hidup.

Psikografis (gaya hidup dan kepribadian) : tergantung minat dari konsumen yang ingin berasuransi.

- Targeting (Target Pasar) : semua kalangan menengah keatas atau berdasarkan kelas sosial.

- Positioning  : PT. Prudential market leader dalam penghasil premi produk unit link di Indonesia.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

KESIMPULAN DAN SARAN

               3.1 Kesimpulan

Dari pembahasan makalah ini kita dapat mengambil suatu kesimpulan bahwa untuk dapat memenangkan persaingan dalam pemasaran terlebih dahulu manajemen pemasaran harus mengetahui situasi apa yang sedang dialami oleh perusahaan sebelum menentukan strategi apa yang yang cocok digunakan untuk menghadapi situasi tersebut. Menentukan segmenting, positioning, dan targeting pun harus dilakukan agar produk yang akan dipasarkan bisa diterima oleh konsumen, juga agar pemasaran lebih efektif dan efisien perlu dilkakukan riset pemasaran untuk mendapat data, menjelaskan data serta mengambil tindakan yang sesuai sehingga pemasaran dapat lebih baik. PT. Aqua Golden Missisipi dan PT. Prudential tentu melakukan metode STP dan melakukan riset pemasaran sehingga menjadi perusahaan terbaik di bidangnya di Indonesia.

3.2 Saran
                              Dalam menghadapi persaingan pemasaran, penentuan strategi pemasaran sangat penting dan hal ini juga harus ditunjang oleh manajer pemasar yang professional dan memiliki kreatifitas yang tinggi. Jadi tempatkanlah manajemen pemasaran anda sebagai bagian penting dalam perusahaan demi mencapai tujuan bisnis yaitu profitabilitas yang tinggi.

DAFTAR PUSTAKA

 

Aqua. 2013. http://id.wikipedia.org/wiki/Aqua%28airmineral%29. 2 April 2013.

Indomie. 2013. http://id.wikipedia.org/wiki/Indomie. 2 April 2013

Honda motor. 2013.  http://id.wikipedia.org/wiki/Astra_Honda_Motor. 2 April 2013

Aqua. 2013. http://aqua.com/tentang_aqua/nilai-luhur. 3 April 2013

Indomie. 2013. http://www.indomie.com/About/History. 3 April 2013

Strategi pemasaran asuransi jiwa sinar mas di Indonesia untuk menghadapi persaingan pasar regional. 2013. http://www.labora.ac.id/index.php/Marketing/analisis-strategi-pemasaran-asuransi-jiwa-di-indonesia-untuk-menghadapi-persaingan-di-pasar-regional.html. 3 April 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s